Mobil EV Menerjang Banjir: Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Lengkapnya

Thu 08 January 2026

Mobil EV Menerjang Banjir: Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Lengkapnya

Mobil EV bisa melewati genangan air terbatas, tapi bukan berarti aman menerjang banjir. Baterai memang terlindungi, namun risiko kerusakan elektronik, korosi, dan bahaya keselamatan tetap ada—apalagi jika air dalam atau arus deras.

Ilustrasi mobil listrik terjang banjir

Banjir masih jadi masalah tahunan di banyak kota Indonesia. Seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik (EV), muncul pertanyaan besar: apakah mobil EV aman menerjang banjir? Artikel ini membahasnya secara objektif—mulai dari teknologi EV, risikonya, perbandingan dengan mobil bensin, hingga tips perawatan setelah terkena banjir.

Bagaimana Mobil EV Dirancang Menghadapi Air

Mobil listrik modern dirancang dengan perlindungan terhadap air, terutama pada komponen vital seperti baterai tegangan tinggi. Umumnya, baterai EV sudah dilengkapi seal dan sistem isolasi untuk mencegah air masuk.

Beberapa pabrikan bahkan mengklaim baterainya memiliki rating ketahanan air tertentu (misalnya IP67/IP68). Namun penting dicatat:
tahan air bukan berarti kebal banjir, apalagi jika terendam lama atau terkena arus deras.

Baca juga: Baterai Mobil Listrik: Jenis, Cara Kerja, dan Tips Perawatannya

Risiko Saat Mobil EV Menerjang Banjir

1. Komponen Elektronik Rentan

Meski baterai relatif aman, komponen elektronik lain seperti sensor, ECU, modul rem (ABS), dan sistem kelistrikan 12V tetap berisiko jika terkena air banjir, terutama air kotor atau berlumpur.

Kerusakan ini sering tidak langsung terasa, tapi muncul beberapa hari atau minggu kemudian dalam bentuk error sistem.

2. Risiko pada Baterai Tegangan Tinggi

Baterai EV memang tertutup rapat, tetapi perendaman lama atau tekanan air berlebih tetap bisa memicu:

  • Rembesan air ke dalam casing
  • Korosi konektor
  • Penurunan performa jangka panjang

Pada kondisi ekstrem (terutama air asin), risiko bisa meningkat.

3. Potensi Short Circuit dan Bahaya Lain

Jika air masuk ke sistem kelistrikan, ada potensi short circuit. Walau jarang, dalam kasus ekstrem kondisi ini bisa berbahaya dan memerlukan penanganan profesional.

EV vs Mobil Bensin Saat Menerjang Banjir

Banyak yang mengira mobil bensin lebih aman dari EV saat banjir—padahal keduanya sama-sama berisiko.

Mobil bensin (ICE):

  • Rentan hydrolock (air masuk ruang bakar → mesin rusak berat)
  • Kerusakan bisa langsung dan fatal

Mobil EV:

  • Tidak ada mesin pembakaran
  • Risiko utama di elektronik dan sistem kelistrikan

Kesimpulannya: tidak ada kendaraan yang benar-benar aman untuk menerjang banjir.

Kapan Mobil EV Masih Relatif Aman Melewati Genangan

Mobil EV masih bisa melewati genangan ringan dengan syarat:

  • Tinggi air di bawah batas aman pabrikan (umumnya di bawah setengah ban)
  • Air tidak mengalir deras
  • Kecepatan rendah dan stabil
  • Tidak berhenti lama di tengah genangan

Jika ragu, lebih baik putar balik.

Kondisi yang Harus Benar-Benar Dihindari

Hindari menerjang banjir jika:

  • Air sudah setinggi bumper atau lebih
  • Arus air deras
  • Genangan tidak terlihat kedalamannya
  • Banyak kendaraan lain mogok

Risiko bukan hanya pada mobil, tapi juga keselamatan pengemudi dan penumpang.

Jika Mobil EV Terlanjur Terendam Banjir

Jika mobil listrik sudah terendam:

  1. Jangan langsung menyalakan mobil
  2. Lepaskan sumber listrik jika memungkinkan
  3. Biarkan mobil benar-benar kering
  4. Segera bawa ke bengkel resmi atau teknisi EV tersertifikasi
  5. Lakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk baterai dan sistem kelistrikan

Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan lanjutan dan risiko keselamatan.

Tips Perawatan Mobil EV agar Lebih Siap Hadapi Musim Hujan

  • Rutin cek seal pintu, karet, dan port charger
  • Bersihkan kolong mobil dari lumpur atau sisa air banjir
  • Hindari mencuci mobil langsung setelah terendam—tunggu pemeriksaan teknis
  • Ikuti jadwal servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan

Perawatan kecil bisa mencegah biaya besar di kemudian hari.

Kesimpulan

Mobil EV memang dirancang lebih aman terhadap air dibanding yang banyak orang kira. Namun menerjang banjir tetap berisiko, baik untuk EV maupun mobil bensin.

Intinya sederhana:
👉 Genangan ringan masih bisa ditoleransi, banjir besar sebaiknya dihindari.
Keselamatan selalu lebih penting daripada memaksakan kendaraan melaju.