Mobil Listrik Bekas: Panduan Lengkap, Harga Terbaru & Tips Aman Membeli

Thu 22 January 2026

Mobil Listrik Bekas: Panduan Lengkap, Harga Terbaru & Tips Aman Membeli

Mobil listrik bekas kini semakin diminati karena harga lebih terjangkau dan biaya operasional rendah. Namun, pembeli wajib memperhatikan kondisi baterai, sisa garansi, serta riwayat servis agar terhindar dari risiko biaya besar di kemudian hari. Dengan pengecekan yang tepat, mobil listrik bekas bisa jadi pilihan cerdas dan ekonomis.

Ilustrasi mobil listrik bekas

Mengapa Mobil Listrik Bekas Semakin Diminati?

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar mobil listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat. Seiring meningkatnya penjualan mobil listrik baru, unit bekasnya pun mulai banyak beredar di pasaran.

Mobil listrik bekas menjadi incaran karena menawarkan harga yang jauh lebih ramah dibandingkan unit baru, sekaligus tetap memberikan pengalaman berkendara modern, senyap, dan bebas emisi. Untuk penggunaan harian di perkotaan, mobil listrik bekas dinilai sudah sangat mencukupi.

Kisaran Harga Mobil Listrik Bekas di Indonesia

Salah satu daya tarik utama mobil listrik bekas adalah harganya yang semakin masuk akal. Saat ini, konsumen sudah bisa menemukan mobil listrik bekas dengan harga mulai dari Rp100 jutaan.

Secara umum, berikut gambaran pasarnya:

  • Rp100–130 jutaan: City car listrik untuk penggunaan dalam kota
  • Rp130–180 jutaan: EV dengan baterai lebih besar dan fitur lebih lengkap
  • Di atas Rp200 jutaan: Mobil listrik dengan kenyamanan dan jarak tempuh lebih baik

Harga sangat dipengaruhi oleh usia kendaraan, kondisi baterai, jarak tempuh, serta sisa garansi pabrikan.

Kelebihan Membeli Mobil Listrik Bekas

Harga Lebih Terjangkau

Depresiasi mobil listrik tergolong cepat di tahun-tahun awal, sehingga pembeli mobil bekas bisa mendapatkan nilai lebih dengan harga yang lebih rendah.

Biaya Operasional Rendah

Tanpa bensin, oli mesin, dan komponen mekanis kompleks, biaya harian mobil listrik jauh lebih hemat dibandingkan mobil konvensional.

Teknologi Tetap Relevan

Meski berstatus bekas, fitur mobil listrik seperti regenerative braking, layar digital, dan konektivitas masih terasa modern.

Kekurangan dan Risiko Mobil Listrik Bekas

Kondisi Baterai Jadi Faktor Utama

Baterai adalah komponen termahal dalam mobil listrik. Jika kondisinya menurun drastis, biaya penggantian bisa sangat mahal.

Infrastruktur Charging

Penggunaan mobil listrik bekas akan lebih ideal jika pemilik memiliki akses charger di rumah atau tinggal di kota dengan SPKLU memadai.

Nilai Jual Kembali

Karena teknologi terus berkembang, nilai jual kembali mobil listrik bisa turun lebih cepat dibanding mobil bensin.

Tips Penting Membeli Mobil Listrik Bekas

  1. Cek Kesehatan Baterai
    Pastikan mengetahui State of Health (SOH) baterai. Idealnya, kondisi baterai masih di atas 85–90%.
  2. Periksa Sisa Garansi Baterai
    Banyak pabrikan memberi garansi baterai hingga 8 tahun. Sisa garansi menjadi nilai tambah yang sangat penting.
  3. Lihat Riwayat Servis
    Mobil listrik sebaiknya memiliki riwayat servis rutin, terutama di bengkel resmi atau bengkel berpengalaman EV.
  4. Tes Sistem Kelistrikan
    Pastikan semua fitur elektronik, sistem charging, dan indikator bekerja normal tanpa error.
  5. Lakukan Test Drive
    Perhatikan akselerasi, respons pedal, suara abnormal, serta konsumsi daya selama test drive.
  6. Cek Kelengkapan Dokumen
    Pastikan STNK, BPKB, dan status pajak kendaraan dalam kondisi aman dan aktif.

Rekomendasi Mobil Listrik Bekas Populer

Wuling Air EV Bekas

Pilihan favorit untuk penggunaan dalam kota. Ukuran ringkas, konsumsi listrik efisien, dan harga relatif terjangkau.

DFSK Seres E1 Bekas

Alternatif city car listrik dengan harga bersaing, cocok untuk mobilitas harian jarak pendek.

Hyundai Ioniq Electric Bekas

Menawarkan kenyamanan lebih, jarak tempuh lebih jauh, dan rasa berkendara yang lebih matang dibanding city EV.

Mobil Listrik Bekas vs Mobil Bensin Bekas

Dari sisi biaya operasional, mobil listrik bekas jelas lebih unggul. Namun, mobil bensin bekas masih unggul dalam fleksibilitas jarak jauh dan infrastruktur.

Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan:

  • Mobil listrik bekas: ideal untuk penggunaan harian, dalam kota, dan hemat biaya
  • Mobil bensin bekas: cocok untuk perjalanan jauh dan daerah minim charger

Kesimpulan

Mobil listrik bekas adalah solusi menarik bagi konsumen yang ingin merasakan teknologi EV dengan anggaran lebih terjangkau. Selama kondisi baterai, garansi, dan riwayat kendaraan diperiksa dengan benar, risikonya dapat diminimalkan.

Bagi penggunaan harian di perkotaan, mobil listrik bekas bisa menjadi pilihan cerdas, ekonomis, dan relevan untuk kebutuhan masa kini.