Mobil listrik bekas semakin diminati karena harganya lebih terjangkau, tetapi kondisi baterai menjadi faktor paling krusial yang harus dicek. Pastikan memeriksa kesehatan baterai (SOH), riwayat servis, dan sisa garansi sebelum membeli. Dengan pengecekan yang tepat, mobil listrik bekas bisa jadi pilihan hemat dan ramah lingkungan.

Pasar mobil listrik bekas di Indonesia mulai tumbuh seiring meningkatnya penjualan mobil listrik baru dalam beberapa tahun terakhir. Setelah 2–4 tahun pemakaian, unit-unit tersebut mulai masuk ke pasar second.
Fenomena lain yang terjadi adalah depresiasi harga yang cukup cepat pada beberapa model. Hal ini membuat mobil listrik bekas menjadi semakin menarik dari sisi harga, terutama bagi pembeli yang ingin masuk ke ekosistem EV tanpa harus membeli unit baru.
Perbedaan harga mobil listrik baru dan bekas bisa mencapai ratusan juta rupiah, tergantung model dan tahun produksi.
Mobil listrik tidak membutuhkan BBM, oli mesin, atau servis rutin seperti mobil konvensional. Biaya listrik per km juga jauh lebih murah dibanding bensin.
Emisi nol dari knalpot membuat mobil listrik tetap menjadi pilihan yang lebih bersih dibanding kendaraan berbahan bakar fosil.
| Faktor | Mobil Baru | Mobil Bekas |
| Harga | Lebih mahal | Lebih terjangkau |
| Garansi | Full | Tergantung sisa |
| Kondisi baterai | 100% | Mengalami degradasi |
| Risiko | Minim | Perlu pengecekan detail |
Mobil listrik bekas memang lebih murah, tetapi pengecekan harus jauh lebih teliti dibanding mobil bensin/diesel.
Baterai adalah komponen termahal pada mobil listrik. Inilah faktor utama yang menentukan apakah mobil listrik bekas layak dibeli atau tidak.
Seiring waktu dan pemakaian, kapasitas baterai akan menurun. Umumnya baterai mengalami degradasi sekitar 2–3% per tahun, tergantung pola pemakaian.
Beberapa pabrikan memberikan garansi baterai hingga 8 tahun. Pastikan status garansi masih aktif dan bisa dipindahkan ke pemilik baru.
Baca juga: Mobil Murah 2026: Daftar Harga Terbaru, LCGC & Rekomendasi Terbaik
Pastikan mobil dirawat di bengkel resmi atau memiliki catatan servis yang jelas.
Mobil listrik sangat bergantung pada sistem elektronik. Pastikan software tidak bermasalah dan tidak ada recall dari pabrikan.
Harga mobil listrik bekas sangat tergantung pada merek dan tahun produksi. Secara umum:
Depresiasi yang cepat bisa menjadi peluang bagi pembeli cerdas.
Biaya pengisian daya per km bisa jauh lebih murah dibanding konsumsi bensin mobil konvensional.
Mobil listrik tidak membutuhkan:
Namun tetap ada biaya:
Sebelum membeli mobil listrik bekas, pastikan:
Harga murah belum tentu menguntungkan jika baterai sudah mengalami degradasi parah.
✔ Cek SOH baterai
✔ Cek sisa garansi baterai
✔ Cek riwayat servis
✔ Test drive
✔ Periksa charger dan port
✔ Pastikan dokumen lengkap
Apakah mobil listrik bekas aman dibeli?
Aman, selama kondisi baterai dan riwayat servis jelas.
Berapa umur baterai mobil listrik?
Rata-rata 8–15 tahun tergantung pemakaian.
Apakah baterai mahal jika diganti?
Ya, baterai adalah komponen paling mahal. Karena itu pengecekan awal sangat penting.
Mobil listrik bekas bisa menjadi pilihan cerdas bagi yang ingin menikmati kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau. Namun, kunci utamanya ada pada kondisi baterai dan riwayat perawatan.
Dengan riset dan pengecekan yang tepat, Anda bisa mendapatkan mobil listrik bekas berkualitas tanpa risiko besar.