Mobil Hybrid vs Listrik: Perbandingan Lengkap Sebelum Membeli

Mon 23 February 2026

Mobil Hybrid vs Listrik: Perbandingan Lengkap Sebelum Membeli

Mobil hybrid vs listrik sama-sama lebih hemat dan ramah lingkungan dibanding mobil bensin biasa. Hybrid lebih fleksibel untuk jarak jauh, sementara mobil listrik lebih murah biaya energi per km dan nol emisi saat digunakan. Pilihan terbaik tergantung kebutuhan, lokasi, dan gaya berkendara Anda.

Ilustrasi Mobil listrik vs mobil hybrid

Tren Mobil Ramah Lingkungan di Indonesia

Perbandingan mobil hybrid vs listrik semakin sering dibahas seiring meningkatnya minat kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Dukungan pemerintah, insentif pajak, serta bertambahnya stasiun pengisian daya membuat konsumen mulai mempertimbangkan dua teknologi ini sebagai alternatif mobil konvensional.

Namun, meskipun sama-sama menggunakan motor listrik, mobil hybrid dan mobil listrik memiliki sistem kerja, biaya operasional, serta pengalaman penggunaan yang berbeda.

Apa Itu Mobil Listrik?

Mobil listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) adalah kendaraan yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dari baterai tanpa mesin bensin.

Contoh mobil listrik yang populer di Indonesia antara lain:

  • Hyundai IONIQ 5
  • Wuling Motors Air EV
  • Tesla Model 3

Cara Kerja Mobil Listrik

Mobil listrik menggunakan:

  • Baterai berkapasitas besar
  • Motor listrik sebagai penggerak
  • Sistem regenerative braking untuk mengisi ulang sebagian daya

Pengisian daya dilakukan melalui home charging atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).

Kelebihan Mobil Listrik

  • Nol emisi gas buang
  • Biaya energi per km lebih murah
  • Suara mesin sangat senyap
  • Perawatan lebih sederhana (tanpa oli mesin)

Kekurangan Mobil Listrik

  • Waktu pengisian daya lebih lama dibanding isi bensin
  • Infrastruktur charging belum merata
  • Harga awal masih relatif tinggi

Apa Itu Mobil Hybrid?

Mobil hybrid adalah kendaraan yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam satu sistem.

Beberapa contoh mobil hybrid di Indonesia:

  • Toyota Corolla Cross Hybrid
  • Honda CR-V Hybrid
  • Suzuki Ertiga Hybrid

Cara Kerja Mobil Hybrid

Mobil hybrid memiliki dua sumber tenaga:

  1. Mesin bensin
  2. Motor listrik + baterai kecil

Pada kecepatan rendah, mobil bisa menggunakan tenaga listrik. Saat membutuhkan tenaga besar, mesin bensin akan aktif. Baterai diisi otomatis melalui regenerative braking atau mesin bensin (self-charging hybrid).

Beberapa varian hybrid:

  • HEV (Hybrid Electric Vehicle)
  • PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)

Kelebihan Mobil Hybrid

  • Lebih hemat BBM dibanding mobil bensin biasa
  • Tidak perlu charging station (untuk HEV)
  • Cocok untuk perjalanan jauh
  • Transisi mudah dari mobil konvensional

Kekurangan Mobil Hybrid

  • Masih menghasilkan emisi
  • Sistem lebih kompleks
  • Biaya perawatan bisa lebih tinggi dari mobil biasa

Perbedaan Mobil Hybrid vs Listrik Secara Detail

Berikut tabel ringkas perbandingan mobil hybrid vs listrik:

AspekMobil HybridMobil Listrik
Sumber EnergiBensin + listrik100% listrik
EmisiRendahNol emisi langsung
Biaya EnergiLebih hemat dari bensinPaling murah per km
Jarak TempuhFleksibelTergantung baterai
Isi EnergiIsi bensin biasaPerlu charging
PerawatanLebih kompleksLebih sederhana

 

 

Biaya Mobil Hybrid vs Listrik

1. Harga Awal

Mobil listrik umumnya memiliki harga awal lebih tinggi karena biaya baterai. Namun, beberapa model kini semakin kompetitif berkat insentif pemerintah.

Hybrid biasanya berada di tengah — lebih mahal dari mobil bensin, tapi seringkali sedikit lebih murah dari BEV setara.

2. Biaya Operasional

Jika dihitung per kilometer:

  • Mobil listrik: lebih murah karena tarif listrik lebih rendah dibanding BBM
  • Mobil hybrid: tetap hemat, terutama di lalu lintas kota

Untuk penggunaan harian di kota besar, mobil listrik biasanya unggul dalam efisiensi biaya energi.

3. Biaya Perawatan

Mobil listrik:

  • Tidak perlu ganti oli mesin
  • Komponen mekanis lebih sedikit

Mobil hybrid:

  • Tetap butuh perawatan mesin bensin
  • Sistem lebih kompleks

Namun keduanya tetap lebih efisien dibanding mobil bensin murni dalam jangka panjang.

Infrastruktur: Apakah Indonesia Sudah Siap?

Untuk mobil hybrid, Anda tidak perlu khawatir soal infrastruktur karena tetap bisa mengisi bensin di SPBU biasa.

Untuk mobil listrik, jumlah SPKLU terus bertambah di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Namun, di luar kota besar, akses charging masih terbatas.

Jika Anda tinggal di apartemen tanpa fasilitas charging, ini perlu menjadi pertimbangan penting.

Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Pilih Mobil Listrik Jika:

  • Mayoritas penggunaan dalam kota
  • Punya akses charging di rumah
  • Ingin nol emisi dan biaya energi termurah

Pilih Mobil Hybrid Jika:

  • Sering perjalanan luar kota
  • Tidak ingin bergantung pada charging station
  • Ingin transisi bertahap ke kendaraan listrik

Mobil Hybrid vs Listrik: Mana Lebih Hemat?

Dalam jangka panjang, mobil listrik biasanya lebih hemat dari sisi biaya energi dan perawatan ringan.

Namun, hybrid menawarkan fleksibilitas terbaik karena tidak bergantung pada infrastruktur charging.

Tidak ada pilihan yang benar atau salah, semuanya tergantung kebutuhan dan kondisi Anda.

 

Baca juga: Rekomendasi Mobil Hybrid 2026 Terbaik: Harga Mulai 250 Jutaan, Irit & Canggih

FAQ Seputar Mobil Hybrid vs Listrik

Apakah mobil listrik lebih hemat dari hybrid?

Secara biaya energi per km, mobil listrik umumnya lebih murah. Namun faktor harga awal dan penggunaan harian tetap mempengaruhi total biaya.

Mana yang lebih ramah lingkungan?

Mobil listrik tidak menghasilkan emisi saat digunakan. Hybrid tetap menghasilkan emisi, tetapi jauh lebih rendah dibanding mobil bensin biasa.

Apakah mobil listrik bisa untuk perjalanan jauh?

Bisa, tetapi perlu perencanaan lokasi charging.

Kesimpulan

Perbandingan mobil hybrid vs listrik menunjukkan bahwa keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Hybrid unggul dalam fleksibilitas dan kemudahan penggunaan. Mobil listrik unggul dalam efisiensi biaya energi dan nol emisi.

Sebelum membeli, pertimbangkan:

  • Pola penggunaan harian
  • Akses charging
  • Anggaran awal
  • Jarak tempuh rutin

Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa memilih kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda.