Mobil hybrid bisa tetap boros BBM jika gaya mengemudi salah dan kondisi kendaraan tidak prima. Akselerasi agresif, pengereman mendadak, serta kurangnya perawatan jadi penyebab utama. Pastikan mobil dalam kondisi layak lewat inspeksi gratis dan perlindungan dari Warranty Smart Indonesia agar efisiensi tetap optimal.
Mobil hybrid dikenal sebagai kendaraan hemat bahan bakar karena menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Dalam kondisi ideal, konsumsi BBM hybrid jauh lebih efisien dibanding mobil konvensional.
Namun kenyataannya, tidak sedikit pemilik mobil hybrid yang mengeluhkan konsumsi BBM tetap terasa boros. Penyebabnya sering kali bukan pada teknologinya, melainkan pada cara mengemudi dan kondisi kendaraan itu sendiri.
Sistem hybrid bekerja dengan mengatur kapan mesin bensin dan motor listrik aktif. Saat kecepatan rendah, mobil biasanya menggunakan tenaga listrik. Ketika akselerasi tinggi atau baterai melemah, mesin bensin akan ikut bekerja.
Jika pengemudi sering:
Maka mesin bensin akan lebih sering aktif. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat dan efisiensi hybrid tidak maksimal.
Baca juga: Rekomendasi Mobil Hybrid 2026 Terbaik: Harga Mulai 250 Jutaan, Irit & Canggih
Berikut beberapa kebiasaan yang sering tidak disadari:
Menekan pedal gas dalam-dalam membuat mesin bensin langsung menyala untuk memenuhi kebutuhan tenaga. Sistem listrik jadi tidak optimal.
Mobil hybrid memiliki fitur regenerative braking yang mengisi ulang baterai saat deselerasi. Jika sering rem mendadak, proses ini tidak maksimal.
Fitur Eco membantu mengatur respons throttle dan pendingin udara agar konsumsi lebih hemat. Banyak pengguna justru jarang mengaktifkannya.
Ban kurang angin meningkatkan hambatan gulir. Efeknya, mobil butuh tenaga lebih besar dan BBM jadi lebih boros.
Agar konsumsi BBM tetap efisien, lakukan beberapa kebiasaan berikut:
Mengemudi dengan halus adalah kunci utama efisiensi mobil hybrid.
Gaya berkendara saja tidak cukup jika kondisi mobil tidak optimal. Beberapa komponen yang memengaruhi konsumsi BBM antara lain:
Kerusakan kecil atau komponen aus bisa membuat sistem hybrid bekerja tidak efisien.
Di sinilah pentingnya memastikan mobil dalam kondisi layak dan terjamin kualitasnya — terutama untuk mobil bekas.
Bagi Anda yang membeli atau menggunakan mobil bekas, memastikan kondisi kendaraan menjadi langkah krusial.
Warranty Smart Indonesia hadir sebagai penyedia garansi mobil bekas terpercaya yang memberikan:
Mobil akan melalui proses pemeriksaan menyeluruh. Setelah lolos inspeksi dan dinyatakan layak, kendaraan bisa mendapatkan garansi mobil bekas berkualitas.
Ini penting untuk memastikan komponen vital, termasuk sistem yang mempengaruhi efisiensi BBM, dalam kondisi optimal.
Perlindungan tambahan memberi rasa aman terhadap risiko kerusakan tak terduga.
Warranty Smart Indonesia juga menyediakan layanan darurat seperti:
Dengan layanan ini, pemilik mobil bekas, termasuk mobil hybrid, bisa berkendara lebih tenang dan nyaman.
Mobil hybrid memang dirancang hemat bahan bakar. Namun efisiensinya sangat bergantung pada:
Mengemudi halus, memanfaatkan fitur hybrid dengan optimal, serta memastikan mobil lolos inspeksi dan terlindungi garansi seperti yang ditawarkan Warranty Smart Indonesia adalah kombinasi terbaik untuk menjaga konsumsi BBM tetap irit dan perjalanan tetap aman.